Dalam dunia perdagangan online yang semakin berkembang pesat, riset produk merupakan langkah penting untuk memastikan keberhasilan penjualan. Baik Anda berjualan di marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau melalui iklan berbayar di media sosial seperti Facebook ,Instagram, ataupun TikTok, riset produk yang tepat akan membantu Anda memilih produk yang memiliki peluang jualan laris lebih besar. Artikel ini akan membahas cara-cara paling ampuh untuk melakukan riset produk secara efektif, baik di marketplace maupun melalui iklan.
1. Menganalisa Tren di Marketplace
Marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee menawarkan fitur pencarian yang dapat memberikan informasi tentang produk yang banyak dicari oleh konsumen. Untuk melakukan riset produk yang efektif di marketplace, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Melalui Live Penjualan
Live penjualan memberikan gambaran langsung tentang bagaimana audiens merespon produk yang ditawarkan. Anda bisa melihat jumlah penonton, pertanyaan yang diajukan, komentar, serta interaksi lainnya. Produk yang mendapatkan banyak perhatian dan interaksi positif selama live streaming menandakan adanya minat yang tinggi terhadap produk tersebut. - Gunakan Fitur Pencarian dan Filter
Marketplace sering kali menunjukkan produk-produk terlaris atau yang sedang trend. Dengan menggunakan fitur filter, Anda bisa melihat kategori produk yang paling banyak dicari atau dibeli dalam waktu tertentu. - Perhatikan Ulasan dan Rating
Ulasan konsumen memberikan gambaran tentang kualitas produk dan seberapa besar minat terhadap produk tersebut. Produk dengan rating tinggi dan ulasan positif cenderung lebih diminati. Lihat juga apakah ada keluhan yang berulang, yang bisa memberikan insight untuk menghindari masalah serupa. - Teliti Kompetitor
Lihat produk apa yang dijual oleh kompetitor dalam kategori yang sama. Pelajari harga, deskripsi produk, dan bagaimana mereka memasarkan produk tersebut. Dengan begitu, Anda dapat menilai potensi produk yang sama dan menemukan keunggulan untuk produk Anda sendiri. - Periksa Jumlah Pembelian
Beberapa marketplace menyediakan informasi jumlah transaksi atau pembelian suatu produk. Ini adalah indikator penting untuk mengukur permintaan suatu produk. Jika produk tersebut sering terjual, itu menandakan ada permintaan pasar yang tinggi.
2. Menggunakan Google Trends untuk Memahami Kebutuhan Pasar
Google Trends adalah alat yang sangat berguna untuk melihat tren pencarian pengguna di Google. Dengan menggunakan Google Trends, Anda bisa mengetahui apakah produk yang ingin Anda jual memiliki tren pencarian yang naik atau turun. Berikut cara penggunaannya:
- Masukkan Kata Kunci Produk
Masukkan kata kunci produk yang Anda pertimbangkan untuk dijual dan lihat grafik tren pencarian selama beberapa waktu terakhir. Hal ini akan memberi Anda gambaran apakah produk tersebut sedang dalam peningkatan minat atau sebaliknya. - Bandingkan Beberapa Produk
Anda bisa membandingkan tren pencarian beberapa produk untuk mengetahui mana yang lebih potensial. Misalnya, jika Anda ragu antara menjual produk A atau produk B, Google Trends akan menunjukkan mana yang lebih populer berdasarkan volume pencarian. - Perhatikan Musiman dan Geografis
Google Trends juga memungkinkan Anda untuk melihat apakah permintaan produk bersifat musiman (misalnya, produk yang banyak dicari saat liburan atau musim tertentu). Selain itu, Anda bisa mengetahui apakah ada pasar potensial di wilayah tertentu yang belum banyak dijelajahi.
3. Menggunakan Facebook Ads untuk Riset Audiens
Jika Anda berencana menjual produk melalui iklan berbayar, platform iklan seperti Facebook dan Instagram memiliki alat yang sangat berguna untuk riset audiens. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan riset produk menggunakan iklan:
- Testing Ads
Mulailah dengan membuat iklan percobaan dengan berbagai jenis produk yang ingin Anda jual. Anda bisa menggunakan anggaran kecil untuk menjalankan kampanye iklan selama beberapa hari. Facebook dan Instagram akan memberikan data terkait jangkauan, klik, dan konversi yang membantu Anda mengidentifikasi produk yang lebih diminati. - Gunakan Audience Insights
Facebook menawarkan alat Audience Insights yang memungkinkan Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang audiens target Anda. Anda bisa memfilter audiens berdasarkan usia, jenis kelamin, minat, dan lokasi geografis. Dengan memahami siapa yang tertarik dengan produk Anda, Anda bisa lebih mudah menyesuaikan strategi pemasaran. - Perhatikan Kinerja Iklan
Lihat bagaimana kinerja iklan Anda dalam hal engagement, klik, dan konversi. Jika ada produk yang mendapatkan lebih banyak interaksi atau pembelian, maka itu menandakan produk tersebut memiliki permintaan yang lebih tinggi.
4. Menggunakan Website Khusus Riset Produk
Selain alat riset yang telah disebutkan sebelumnya, Anda juga bisa memanfaatkan website khusus riset produk winning yang dirancang untuk memberikan data dan insight yang lebih mendalam tentang tren pasar dan preferensi konsumen. Berikut adalah beberapa cara untuk memanfaatkan platform seperti datapinter.com atau platform riset sejenis:
Baca juga: Apa itu Produk Winning dalam Jualan Online di Meta Ads?
- Akses Data dan Laporan Pasar
Platform seperti Datapinter.com menyediakan berbagai data pasar yang relevan dan dapat diakses secara langsung. Anda bisa melihat laporan tren produk, analisis pasar, serta perilaku konsumen di berbagai kategori. Hal ini membantu Anda dalam memilih produk yang tidak hanya sedang populer, tetapi juga memiliki potensi pasar jangka panjang. - Riset Berdasarkan Kategori
Di website riset seperti Datapinter, Anda bisa mencari produk berdasarkan kategori tertentu dan melihat data historisnya. Platform ini memberikan analisis yang lebih mendalam tentang bagaimana permintaan pasar berkembang dari waktu ke waktu, serta potensi produk di masa depan. Anda juga dapat memfilter data berdasarkan wilayah geografis atau kelompok demografis untuk memahami lebih lanjut tentang audiens target Anda. - Memanfaatkan Tools Riset Kompetitor
Platform riset seperti Datapinter.com dan lainnya sering kali menawarkan fitur untuk memantau performa produk pesaing. Anda dapat melihat produk apa saja yang dijual oleh kompetitor terdekat, berapa banyak volume penjualannya, serta harga rata-rata di pasar. Data ini sangat penting untuk menentukan posisi harga produk Anda dan menemukan peluang diferensiasi. - Melakukan Analisis Prediktif
Beberapa website riset menawarkan fitur analisis prediktif yang menggunakan algoritma untuk memperkirakan permintaan produk di masa depan. Fitur ini sangat berguna untuk merencanakan stok produk dan memaksimalkan peluang penjualan. Dengan menggunakan data prediktif ini, Anda bisa lebih yakin dalam memilih produk yang akan memiliki permintaan tinggi dalam beberapa bulan ke depan. - Segmentasi Pasar yang Lebih Tepat
Datapinter.com dan platform riset lainnya memungkinkan Anda untuk melakukan segmentasi pasar yang lebih tepat dengan menganalisis data demografis, geografis, dan perilaku konsumen. Ini akan membantu Anda untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar yang lebih spesifik dan menemukan audiens yang lebih relevan. - Mendapatkan Insight dari Konsumen Langsung
Beberapa platform riset memungkinkan Anda untuk melakukan survei langsung atau mengakses data dari konsumen yang sudah ada. Dengan fitur ini, Anda bisa mengumpulkan feedback dari target audiens terkait produk yang Anda pertimbangkan untuk dijual. Mengerti langsung apa yang dibutuhkan oleh konsumen akan sangat membantu dalam mengembangkan produk atau menentukan apakah produk tersebut layak dipasarkan.
5. Menggunakan Alat Analitik untuk Memantau Kinerja Produk
Memanfaatkan alat analitik seperti Google Analytics atau alat analitik marketplace dapat membantu Anda memahami bagaimana pengunjung berinteraksi dengan produk yang Anda jual. Dengan data ini, Anda bisa melihat produk mana yang paling banyak dikunjungi dan menghasilkan penjualan. Anda juga bisa mengidentifikasi halaman produk mana yang memiliki tingkat konversi lebih tinggi.
6. Menganalisis Kompetitor di Iklan Berbayar
Jika Anda berencana untuk beriklan melalui Google Ads atau Facebook Ads, perhatikan kompetitor yang beriklan di produk serupa. Anda bisa menggunakan alat seperti SEMrush atau Ahrefs untuk menganalisis iklan dan kata kunci yang digunakan oleh pesaing. Ini akan memberi Anda ide tentang strategi pemasaran mereka dan membantu Anda menemukan peluang yang mungkin belum dimanfaatkan.
7. Survey Langsung ke Target Pasar
Selain menggunakan data analitik dan alat riset, melakukan survei langsung kepada konsumen atau target pasar juga merupakan cara efektif untuk memahami kebutuhan mereka. Anda bisa menggunakan tools seperti Google Forms atau Typeform untuk membuat survei sederhana dan meminta feedback tentang produk atau ide produk yang Anda pertimbangkan untuk dijual. Tanyakan apa yang mereka butuhkan, masalah yang mereka hadapi, dan apa yang mereka cari dari produk tertentu.
8. Mengikuti Forum dan Komunitas Online
Bergabunglah dengan forum atau komunitas online yang relevan dengan produk yang ingin Anda jual. Misalnya, grup Facebook, Reddit, atau forum khusus yang membahas topik terkait produk Anda. Melalui diskusi di sana, Anda bisa mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang apa yang sedang dicari orang dan produk apa yang mereka butuhkan.
Kesimpulan
Melakukan riset produk secara online membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Dengan memanfaatkan berbagai alat seperti Google Trends, analisis marketplace, Facebook Ads, dan riset kompetitor, Anda bisa membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih produk yang akan dijual. Selalu ingat untuk mengikuti tren pasar, memahami audiens Anda, dan menyesuaikan strategi pemasaran Anda dengan hasil riset tersebut agar dapat memaksimalkan potensi penjualan online Anda.